Magis Cristiano Ronaldo Coca-cola Rugi Rp 57 Triliun

daftar

Aksi Kapten Timnas Cristiano Ronaldo menyingkirkan dua botol minuman bersoda produk Coca-Cola dari hadapannya menghebohkan dunia. Aksi itu dilakukan pria dengan sebutan CR7 itu dilakukan saat konferensi pers menjelang timnya melawan Hongaria di laga Grup F Euro 2020 prediksi skotlandia. Aksi itu terekam video para wartawan dan viral di media sosial.

Dalam video itu, CR7 awalnya melihat situasi sekitar meja konferensi pers sambil membenahi kursi yang akan didudukinya. Lalu pandangan Ronaldo teralihkan pada dua botol minuman bersoda Coca-Cola yang ada di depannya. Tiba-tiba Ronaldo menyingkirkan dua botol Coca-Cola dan tidak memedulikan bahwa produk tersebut adalah sponsor Euro 2020.

Meja yang di hadapannya pun menjadi kosong. Selanjutnya, Ronaldo memamerkan air mineral yang dibawanya ke hadapan awak media. Pemain berusia 36 tahun itu mengatakan sedikit kata-kata, “Minumlah air putih!” Dalam peristiwa itu, Ronaldo yang bermain di Juventus tersebut seolah menegaskan bahwa ia tidak menyukai minuman bersoda atau sejenisnya. Ronaldo terkenal sebagai pemain yang disiplin dalam menerapkan pola hidup sehat sehingga ia memiliki fisik yang luar biasa. Pada Desember 2020 lalu, Ronaldo pernah mengutarakan tentang pola hidup sehat dengan tidak mengonsumsi minuman bersoda. Eks pemain Real Madrid dan Manchester itu mengaku sudah menularkan pola hidup sederhana itu ke anak-anaknya.

“Terkadang anak saya masih minum minuman bersoda dan makan keripik. Hal itu membuat saya sangat kesal. Dia tahu itu,” kata Ronaldo kala itu. Coca-cola rugi triliunan rupiah Aksi Ronaldo menyingkirkan dua botol minuman Coca-Cola membuat perusahaan besar itu merugi. Gestur Ronaldo itu berdampak negatif yang besar pada Coca-Cola.

Kabarnya, harga saham perusahaan minuman bersoda itu turun hingga 4 milliar dolar AS atau sekitar Rp 57 triliun. Awalnya, saham perusahaan itu senilai 242 miliar dollar AS. Kemudian turun menjadi 238 dolar AS. Saat bursa saham Eropa dibuka pukul 15.00 waktu lokal, harga satu saham Coca-Cola adalah 56,10 dollar AS. Lalu sekitar 30 menit kemudian ketika Cristiano Ronaldo dan pelatih Fernando Santos berbicara di konferensi pers, harga saham anjlok hingga ke 55,22 dollar AS per saham. Respons Coca-Cola Pihak Coca-Cola merespons singkat peristiwa itu dan menyatakan bahwa semua pemain ditawari air mineral, Coca-Cola dan Coca-Cola Zero Sugar.

daftar

“Para pemain ditawari air, Coca-Cola, dan Coca-Cola Zero Sugar dalam kehadiran mereka di konferensi pers kami,” kata juru bicara Coca-Cola dilansir Daily Mail. Baca juga: Aksi Cristiano Ronaldo Singkirkan Minuman Soda Buktikan Teori Butterfly Effect Sementara di bagian lain, pihak UEFA belum merespons aksi Ronaldo. Secara regulasi, tindakan Ronaldo tidak diatur secara spesifik di regulasi UEFA. Coca-Cola adalah perusahaan yang sudah lama menjadi langganan sponsor UEFA. Perusahaan ini sudah menjadi sponsor event tersebut sejak 1987.

Aksi Cristiano Ronaldo Singkirkan Coca-Cola Dikritik

Cristiano Ronaldo

Aksi Cristiano Ronaldo menyingkirkan botol minuman Coca-Cola pada jumpa pers Euro 2020 dikritik. Ronaldo dinilai tidak menghormati sponsor.
Momen itu terjadi di awal konferensi pers Timnas Portugal jelang pertandingan Euro 2020 pertamanya melawan Hungaria. Saat itu, Cristiano Ronaldo mendampingi pelatih Fernando Santos untuk melakoni kewajiban menjawab pertanyaan para media.

Di depan meja, ada botol Coca-Cola yang terpajang. Ronaldo langsung menyingkirkannya dan mengganti dengan botol air mineral.

Diketahui, Cristiano Ronaldo memang memiliki gaya hidup sehat. Minuman bersoda dan makanan berlemak, jauh-jauh ditinggalkannya.

Hal serupa juga dilakukan Paul Pogba, ketika sesi jumpa pers kala Prancis mengalahkan Jerman 1-0 pada laga Euro 2020 pertamanya. Pogba menyingkirkan botol minuman beralkohol, Heineken.

Pogba dikenal sebagai seorang muslim yang taat. Tentu dalam ajarannya, minuman beralkohol dilarang.

Aksi kedua pemain tersebut menjadi sorotan oleh pakar ahli marketing. Carlos Canto, CEO dari SPSG (pakar konsultan marketing dari Spanyol), menyebut tindakan Ronaldo dan Pogba tidaklah tepat karena tidak menghormati pihak sponsor.

“Walau mereka mau menyampaikan pesan yang baik, tetapi ada kenyataan lain. Pesepakbola dipekerjakan oleh tim nasionalnya untuk mengikuti turnamen seperti ini dan dia harus menerima aturannya. Termasuk, menghormati pihak sponsor,” paparnya kepada Marca.

“Mereka harus memenuhi komitmen sponsor,” sambungnya.

Carlos Canto menambahkan, apa yang dilakukan Cristiano Ronaldo dan Paul Pogba bakal jadi cerita berbeda di Amerika Serikat. Di Negeri Paman Sam tersebut, atlet dituntut menghormati pihak sponsor.

“Jika hal seperti itu terjadi di NFL atau NBA, pemain akan dihukum. Mereka memiliki aturan disiplin yang sangat ketat, Anda tidak boleh melakukan hal seperti itu,” tegas Canto.

“Jika saya dari pihak Coca-Cola, saya akan segera menelepon UEFA untuk mengatakan, ‘Anda harus melindungi saya’,” pungkasnya.

Coca-Cola dan Heineken merupakan sponsor resmi Euro 2020.